WPAP Banyumas Rayakan Kemerdekaan

pwt  FOTO A+berita fotoPURWOKERTO – Komunitas Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) Regional Banyumas Raya, memperingati hari kemerdekaan dengan memasang baliho raksasa berukuran 30 x 4,5 meter yang berisi karya WPAP dengan tema Warna Indonesia Kita. Karya WPAP yang mengambil corak masyarakat adat dari seluruh Indonesia, dipasang di salah satu gedung tertinggi Aston Imperium Purwokerto.

“Baliho raksasa ini dipasang dalam rangka HUT RI ke-68,” kata Koordinator WPAP Regional Banyumas Raya, Erditya Destri Wibowo.
Salah satu pegiat WPAP, Wahyu Pujo Mulyono, terlihat panik saat memasang baliho tersebut. Gondola yang dinaiki tampak oleng terkena hempasan angin di atas ketinggian 20 meter. Dia berusaha memasang baliho raksasa berisi seni karya WPAP berisikan gambar kesenian adat dari seluruh Nusantara.
Tahun lalu, WPAP Banyumas juga memperingati HUT RI dengan membuat wajah pahlawan bangsa asal Banyumas dengan teknik WPAP. Baliho bergambar pahlawan itu dipasang di jalan-jalan yang menggunakan nama pahlawan tersebut.
Erditya mengatakan, secara garis besar WPAP adalah gaya ilustrasi potret manusia yang biasanya figur-figur terkenal. Media yang digunakan adalah bidang datar marak warna tanpa garis lengkung yang membentuk dimensi sosok objek. Proses penemuan aliran seni rupa ini dimulai sekitar tahun 1990-1991. Saat itu, pencetus karya ini, yang bernama Wedha, mengilustrasikan wajah manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis.
“Momentum peringatan ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 ini menjadi peringatan setahun berdirinya komunitas WPAP Banyumas,” kata dia menambahkan.
Pegiat WPAP asal Purwokerto, Dhani Armanto mengatakan, tema tahun ini tentang budaya karena semakin tergerusnya jati diri bangsa oleh budaya barat dan Korea. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen WPAP dalam membangun ruang berkesenian yang lebih baik dan mengakar pada generasi muda
dan masyarakat. (ttg/sus)

387 total views, 1 views today

Posted by on 19 August 2013. Filed under Purwokerto. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login