UMK Sudah Disepakati

grafis UMK banyumasTunggu Ditetapkan Gubernur

PURWOKERTO – Dewan Pengupahan Kabupaten Banyumas sudah menyepakati besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014. Usulan UMK tersebut sudah disampikan ke bupati dan dilanjutkan ke gubernur untuk ditetapkan bersama kabupaten/kota lain di Jawa Tengah. Usulan UMK disusun Dewan Pengupahan Kabupaten Banyumas yang terdiri atas berbagai latar belakang. Antara lain, Dinsosnakertrans, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan golongan akademisi.
“Kami sudah menyepakati besaran nominal UMK. Usulannya juga sudah diteruskan kepada Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein,” kata Kepala Bidang HPK, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Banyumas, Sumadyo kemarin.
Dia juga mengatakan, usai dikaji oleh Bupati Banyumas, usulan UMK 2014 tersebut kemudian akan diteruskan ke Gubernur Jawa Tengah. “Selambat-lambatnya usulan nominal UMK ini sampai ke tingkat provinsi pada 30 September,” ujarnya.
Meski tidak menyebutkan besaran nominal UMK, Sumadyo mengatakan, rancangan UMK disesuaikan dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Banyumas. “Sudah disesuaikan dengan KHL, ” kata dia. Dia hanya menjelaskan, KHL yang digunakan merupakan KHL yang dikeluarkan Permensos Nomor 13 Tahun 2012.
“Sesuai dengan KHL, intinya kesejahteraan pekerja harus tercukupi. Ya diatas satu jutaan lah,” katanya.
Ditempat yang berbeda, Ketua SPSI, Haris Subiyakto juga enggan menyebut besaran UMK. Dia hanya menyebutkan pihaknya sudah dan akan terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja. “Kita akan tetap perjuangkan para pekerja, setidaknya, UMK bisa menembus angkat diatas satu juta,” katanya.(why/acd)

520 total views, 2 views today

Posted by on 28 September 2013. Filed under Purwokerto. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login