Penetapan Calon Kades Diundur

bms aPuluhan Warga Datangi Balai Desa

WANGON-Penetapan calon kepala desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon yang diundur, membuat pendukung salah satu calon mendatangi kantor desa. Mereka meminta kejelasan kepada Panitia Pilkades dan Panwas, Selasa (18/6). Salah satu Tim Sukses Calon Kades dari Kubu Ashari, Wagiyo mengatakan, jadwal yang dibuat panitia, Selasa (18/6) merupakan hari penetapan Calon Kades.
Namun, sampai siang hari, panitia mengundur pelaksanaannya dengan alasan masih ada berkas salah satu calon, yaitu Ashari yang belum lengkap. “Seharusnya hari ini penetapan. Panitia dan Panwas beralasan ada berkas salah satu cakal calon yang belum lengkap. Ini yang kami pertanyakan. Padahal panita sendiri sudah mengirimkan surat keterangan lolos seleksi kepada pihak Ashari dan tertulis untuk semua balon. Tetapi setelah kami datang dan mempertanyakan, alasannya masih ada administrasi balon yang belum lengkap. Apahak surat itu dibuat untuk main-main. Kalau memang belum lengkap, kami seharusnya tidak mendapat surat itu,”tuturnya.
Menurut Wagiyo, Ashari diduga akan dijegal oleh pihak panitia dengan melihat kejanggalan dalam pelaksanaan penetapan bakal calon menjadi calon yang diundur. Salah satu yang menonjol adalah adanya masalah pada ijazah balon. Padahal, ijazah Ashari sudah dilegalisir dan dibuat surat keterngan rusak karena kondisi ijazah yang sudah dimakan usia.
“Saat mendaftar, ijazah sudah ada pada bolong karena sudah lama dan sudah dilegalisir karena memang sekolahnya juga masih, tetapi panitia meminta surat keterangan rusak, itu sudah kami lakukan. Ini lagi, katanya ijazah harus dilengkapi surat kesetaraan dari Departemen Agama. itupun sudah kami dapat, tapi dari Departemen Agama malah dicabut lagi itu keterangan dari panita. Apa ini bukan politis? Padahal surat pemeritahuan bahwa Ashari sudah lolos seleksi administrasi sudah kami dapat dan itu resmi ditandatangani panitia,”kata Wagiyo bersemangat.
Massa yang tidak puas dengan kinerja panita langsung masuk ke Aula Desa Klapagading dan meminta panita menjelaskan alasan diundurnya hari penetapan dan pertanggungjawaban surat keterangan lolos administrasi bagi semua balon. “Saya sudah menjalankan tugas dan tanggungjawab saya, sebagai panitia dibidang seksi administrasi. Karena sudah lengkap, jadi saya buat surat keterangan lengkap administrasi. Tetapi jika masih ada kekurangan, silahkan konfirmasi ke ketua panitia,”jelas Imam Sobirin, Seksi Administrasi Panitia Pilakdes.
Ketua Panitia, Basyir Mashuri tidak bisa memberikan informasi. Kepada warga dia mengatakan sudah mundur dari ketua panitia. Saat akan meninggalkan komplek balai desa, Basyir dihadang puluhan massa yang menunut penjelasan alasan mundur dari ketua panitia dan kejelasan akan masalah ijazah tersebut.
Sementara itu, Panwas, Tasrip berusaha menenangkan warga dan memberitahukan kepada warga untuk bersabar, karena panitia sedang mempersiapkan proses penetapan yang diundur dua hari lagi atau pada tanggal 20 Juni nanti. Tetapi, warga tidak puas dengan penjelasan pihak Panwas dan terus mendesak panita untuk memberikan jawaban, sampai pukul 13.30, panitia masih belum bisa memberikan penjelasan.
Terlihat, satu pleton Polisi Pengendali Massa (Dalmas) dari Polres Banyumas diturunkan untuk mengantisipasi keributan atau hal yang tidak diinginkan. (gus/din)

294 total views, 1 views today

Posted by on 19 June 2013. Filed under Banyumas. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login