Pasca Gempa, Nelayan Belum Berani Melaut

KEBUMEN -Sebagian besar nelayan di Kabupaten Kebumen, terutama yang bermukim di Kecamatan Ayah, hingga Senin (27/1) belum berani melaut pasca gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) yang terjadi Sabtu (25/1) kemarin.

“Sampai saat ini kami belum berani melaut karena khawatir terjadi gempa susulan dan tsunami. Meski sebenarnya gelombang laut nampak normal pasca gempa kemarin,” kata Saban (41) salah seorang nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Menganti ,Desa Karangduwur Kecamatan AYah Kebumen, Senin (27/1)

Saban juga mengatakan, meski sudah selang sehari pasca gempa susulan yang terjadi hingga ,Minggu (26/1) kemarin, dirinya bersama para nelayan lainya masih takut jika gempa susulan lagi maupun tsunami. Mereka juga mengakui, pihak keluarga juga melarang para nelayan untuk melaut, karena khawatir terjadi musibah saat melaut.

Selain belum berani melaut, sejumlah nelayan juga nampak sedang mengikat kuat-kuat kapal mereka di tepian pantai . Hal itu dilakukan dengan alasan untuk mengantisipasi agar kapal tidak terbawa ombak jika datang gelombang pasang maupun tsunami pasca gempa. “Daripada seperti kejadian saat tsunami lalu yang mengakibatkan kapal-kapal nelayan hilang dan berserakan, lebih baik antisipasi,”kata Saban.

Hal serupa juga disampaikan Naswan (47) salah seorang nelayan di TPI Pasir Kecamatan Ayah. Katanya, alasan belum beraninya nelayan melaut juga karena dimusim saat ini ikan sedang sepi. Karena sejak kemarin, nelayan yang melaut, mereka hanya mencari kepiting maupun udang.

“Sementara itu,kita juga masih menunggu kepastian informasi dari pemerintah atas kondisi di laut pasca gempa. Apakah masih berpeluang terjadi gempa lagi atau tidak. Jika sudah ada informasi kepastian aman, kita baru kembali melaut,”ungkapnya. (ben/bdg)

529 total views, 1 views today

Posted by on 28 January 2014. Filed under Kebumen. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login