Jumlah Guru WB Bakal Membengkak

Terkait Gaji Guru setara UMK

PURWOKERTO – Jumlah guru Wiyata Bakti (WB) di Kabupaten Banyumas diperkirakan bakal membengkak seiring rencana Pemkab yang akan menaikkan honor mereka sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Kondisi ini bisa saja terjadi. Sebab pemerintah dinilai memperhatikan kesejahteraan guru WB. Banyak yang tertarik, lantaran honor guru WB setara dengan UMK.
“Tidak tertutup kemungkinan nanti akan ada guru WB yang secara tiba-tiba minta dimasukkan ke dalam daftar guru penerima honor sesuai UMK. Padahal mereka hanya mempunyai Surat Keputusan (SK) bodong, artinya dia punya SK mengajar tetapi sebenarnya tidak mengajar,” ujar Sekretaris Dewan Pendidikan Banyumas, Tri Joko Heranto.
Dia mengatakan, jika jumlah guru WB membengkak, maka beban yang harus ditanggung Pemkab secara otomatis bertambah berat. “Bahkan tidak mentutup kemungkinan kebijakan ini malah bisa berhenti di tengah jalan karena kesulitan keuangan. Hal seperti inilah yang sebenarnya perlu diantisipasi Pemkab,” jelas dia.
Menurutnya, salah satu cara agar jumlah guru WB tidak membengkak, Dinas Pendidikan harus mempunyai sistem seleksi maupun regulasi yang ketat saat melakukan verifikasi terhadap guru WB yang akan diusulkan mendapatkan honor sesuai UMK. “Data jumlah guru WB yang menjadi patokan, seharusnya data yang dimiliki Dinas Pendidikan sekarang. Jangan sampai ada tambahan data lagi setelah Pemkab memastikan akan meningkatkan honor mereka,” paparnya.
Kepala Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dinas Pendidikan Banyumas, Siswoyo mengatakan, data jumlah guru WB yang dimiliki dinas saat ini masih bisa berubah. Sebab, dinas sulit untuk memantau perkembangan jumlah guru WB.
“Tidak sedikit guru WB yang bertugas di suatu sekolah, asal masuk dan tidak lapor ke dinas. Begitu juga saat keluar, dia tidak melapor ke dinas. Ini yang membuat kami kesulitan mendapatkan data yang valid,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dinas akan menunggu besarnya alokasi anggaran yang disetujui DPRD. Dari sini, nanti dinas akan membuat klasifikasi maupun persyaratan yang harus dipenuhi guru untuk bisa memperoleh honor sesuai UMK. (ind/din)

275 total views, 3 views today

Posted by on 21 October 2013. Filed under Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login