Gara-gara ingin punya anak dua ibu muda sebut saja Lady Dakem dan Jeny
Sariwen jadi selalu ingat cerita ini. Kebetulan dua ibu muda ini tinggal
di satu kompleks perumahan berbagai cara sudah mereka lakukan agar
mempunyai momongan termasuk hal-hal yang tak masuk akal seperti harus
mencuri bekas tempat duduk orang yang baru punya anak. "Jere angger
ana wong babaran sing dicolong popok bayine," kata Sariwen. "Nek
nyolong popok tah nyong moh lah," jawab Dakem. "Anu bae angger ana
sing bar babaran jere sih bekase njagong-e kon langsung dijagongi mengko
dadi ketularan," kata Bu RT tempat mereka tinggal. Dan kebetulan
suatu ketika tetangga mereka ada yang baru saja melahirkan maka ibu-ibu
di kompleks tersebut pun ramai-ramai menengok.
Sesampai di tempat ibu yang baru saja melahirkan seorang bocah
laki-laki yang sangat lucu yang kelak diberi nama Jimy Kuclux para
ibu-ibu pun memberi ucapan selamat. Karena semua kursi sudah
digunakan tamu, ibunya Jimy Kuclux selaku tuan rumah pun cukup duduk di
bangku plastik kecil yang bisa digunakan anaknya yang masih TK. Obrolan
pun hangat membicarakan proses melahirkan yang begitu mendadak. Lagi
hangat-hangatnya ngobrol si kecil rupanya pipis sehingga nangis dan
harus diganti popoknya. Otomatis ibunya Jimy Kuclux berdiri untuk masuk
ke kamar. Dan inilah yang diharapkan oleh Lady Dakem yang bersiap
untuk menduduki bangku. "Kebeneran, nyong kudu langsung njagong nang
bekas-e ibune Kuclux ben mengko ketularan duwe anak," batin Dakem. Rupanya
hal ini juga yang dipikirkan oleh Sariwen. Maka begitu Ibunya
KUclux berdiri hendak menuju ke kamar dua ibu muda yang ingin punya anak
ini langsung melesat dengan cepat untuk duduk di bangku plastik kecil
yang ditinggal oleh ibunya Jimy Kuclux. Dan apa yang terjadi
pembaca.... Mak grubyak..... dua orang dewasa ini duduk bersamaan di
bangku kecil hingga tak kuat menahan beban keduanya dan pecah. Sontak
acara rebutan bangku ini jadi ajang guyon. Persoalan pun tak selesai
sampai disitu. Mr Plekentus bocah TK si empunya bangku yang tahu
bangkunya pecah pun langsung meledak tangisnya.(hry)
|