Nelayan Argopeni Kekurangan Fasilitas By : administrator, 09-07-2010

Sarimin menunjukkan batu yang sering  membuat perahu  nelayan kandas,sehingga membuat perahu nelayan Desa Argopeni mengalami kerusakan mesin

AYAH – Nelayan di Desa Argopeni Kecamatan Ayah membutuhkan sejumlah fasilitas untuk mendukung kelancaran mata pencaharian mereka menangkap ikan. Adapun fasilitas yang dibutuhkan tersebut berupa balai pertemuan nelayan, rumah istirahat bagi para juru angkat perahu dan bantuan pemecah karang.
    Ketua Rukun Nelayan TPI Pedalen Desa Argopeni Ayah, Sumahid didampingi sekretaris, Sarimin mengatakan, para nelayan anggotanya membutuhkan bangunan pemecah ombak, agar ombak tidak langsung menerjang pangkalan 280 perahu dengan 1000 anggota nelayan.
    “Jika sulit direalisasikan karena biayanya yang sangat mahal, kami minta Pemerintah Kabupaten Kebumen membantu peralatan untuk memecah batu karang yang sering membentur perahu nelayan hingga merusakkan mesin,” kata Sumahid.
    TPI Pedalen berada di cekungan pantai dengan tanjung yang menjorok ke arah laut di sebelah utara. Di cekungan tersebut, banyak terdapat batu karang, yang tidak hanya terlihat kalau air surut. “Kalau batu karang dipecah, nelayan tidak perlu khawatir mesin ‘kandas’. Syukur-syukur pemerintah mau membangun pemecah ombak, agar anggota kami tidak harus khawatir ombak sampai di temapt parkiran perahu,” imbuh Sarimin.
    Selain hal itu, sambungnya, nelayan Argopeni membutuhkan balai pertemuan khusus bagi para nelayan. Balai pertemuan itu mendesak mengingat, pertemuan antara nelayan dilakukan sebulan sekali. Pertemuan untuk membahas permasalahan yang dihadapi nelayan tersebut masih harus menumpang di TPI. “Hanya nelayan Argopeni yang belum mempunyai balai pertemuan,” sambung Sarimin.
    Sarimin berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen yang sebelumnya sudah membangun Posko  SAR. Posko tersebut sekaligus dijadikan tempat pertemuan bagi para nelayan.
    Disisi lain, Sarimin mengatakan, para tukang gotong perahu (tagog) masih belum mempunyai rumah peristirahatan khusus. “Kasihan para tagog yang sampai saat ini masih menempati bangunan seadanya. Padahal mereka sangat membantu para nelayan saat bekerja,” katanya seraya mengatakan, pekerjaan tagog adalah memarkir perahu para nelayan..”Dengan adanya tagog, para nelayan tidak perlu repot menggotong-gotong perahu jika akan pergi dan pulang melaut,” imbuhnya.(cah)



<< Back to News >>
   
Lezatnya Mie Ayam Komplit di Bakso Pojok Pak Madi Banjarnegara
By: administrator, 03-09-2010

Jadi Jujugan Konsumen, Sehari Habiskan 6 Kg Mie

Menu mie ayam, seperti halnya bakso...
detail..

Kejedot Bule
By: administrator, 02-09-2010

Mengisi liburan sekolah semester lalu, Jimy Kuclxu dan Gank-nya, mengadakan acara lintas alam dengan mengambil...
detail..

*  KPK: Parpol Tak Bisa Intervensi

-  Nek Lobi priwe

 

*  Pemkab Bagi 170 Paket Sembako

-  Kiye sing jenenge dari rakyat untuk rakyat

...
detail..
Laper Mata Saat Puasa
By: administrator, 04-09-2010

Nggak Mau Numpuk, Beli Sewajarnya Aja
Saat matahari panas membakar kulit dan mengeringkan tenggorokan, isi...
detail..

Maia Estianty Mau Rujuk Dengan Dhani
By: administrator, 04-09-2010

Hubungan Maia Estianty dengan Ahmad Dhani belakangan ini memang terus membaik. Maia mengaku sering berkomunikasi...
detail..

BELA CAPELLO
By: administrator, 04-09-2010

LONDON - Karir Fabio Capello sebagai pelatih timnas Inggris tak ubahnya roller coaster. Jika dulu...
detail..

Telkomsel Tingkatkan Kapasitas SMS
By: administrator, 04-09-2010

Mampu Layani 1 Miliar SMS Per Hari

PURWOKERTO
- Pelanggan Telkomsel yang berkirim pesan...
detail..

Penculik Diancam 15 Tahun Penjara
By: administrator, 04-09-2010

Dijerat Pasal Perlindungan Anak, Subsider Penculikan

PURWOKERTO-Polisi masih melakukan penyidikan terhadap tersangka Sug...
detail..

Bakal Huni Rutan Pondok Bambu
By: administrator, 31-08-2010

Andi Soraya tak bisa lagi mangkir dari eksekusi atas vonis tiga bulan yang dijatuhkan kepadanya....
detail..