237 Guru PAIS Masuk Daftar Tunggu

Mengikuti Program PLPG

PURWOKERTO – Sebanyak 237 guru Pendidikan Agama Islam (PAIS) di lingkup Kemenag masuk daftar tunggu program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).
Kasi PAIS Kemenag Banyumas, Purwanto Hendro Puspito mengatakan, awalnya data guru PAIS yang diusulkan mengikuti program PLPG sebanyak 240 orang, namun setelah seluruh data peserta usulan diverifikasi, 3 diantaranya belum mempunyai nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). “Guru PAIS yang lolos seleksi administratif dan masuk dalam daftar tunggu PLPG ada 237 orang,” jelasnya.
Guru yang sudah masuk daftar tunggu, lanjut Hendro, akan diusulkan lagi pada akhir tahun 2013 melalui kuota tambahan. “Jika tidak ada jatah untuk kuota tambahan, maka yang sudah masuk dalam daftar tunggu akan kami usulkan lagi di tahun berikutnya,” tuturnya. Ditambahkan, syarat mengikuti PLPG yakni guru telah lolos seleksi administrasi dan lulus uji kompetensi.
Dituturkan Hendro, dari 237 nama yang masuk dalam daftar tunggu, 78 diantaranya tengah diusulkan agar bisa mengikuti PLPG pada periode ini, karena dinyatakan telah memenuhi semua persyaratan untuk mengikuti uji kompetensi. “Sebenarnya jumlah nama yang kami usulkan ada 89 orang. Tapi ada satu orang yang tidak punya SK pengangkatan dari kepala sekolah. SK yang dimiliki hanya SK komite, sehingga dia tidak bisa ikut PLPG,” bebernya.
Hendro menjelaskan, sejak munculnya PP Nomor 48 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, guru PAIS non-PNS yang mengajar di sekolah umum terkendala untuk mengikuti proses sertifikasi. Pasalnya, kepala sekolah tidak lagi memiliki wewenang untuk memberikan SK. Berbeda dengan guru PAIS non-PNS yang mengajar di sekolah swasta. Meski posisinya belum PNS, guru tetap bisa mengikuti proses sertifikasi. Sebab yayasan diberi kewenangan untuk mengeluarkan SK.
Hendro menambahkan, seluruh guru PAIS yang sudah masuk dalam daftar tunggu bisa ikut PLPG semua di tahun ini. Namun karena beberapa waktu lalu di lingkup Kemenag terjadi perubahan struktur organisasi, maka mereka belum sempat diusulkan semua. Sementara yang diusulkan hanya yang telah lolos uji kompetensi.
“Hingga kini, Kemenag belum menerima informasi lebih lanjut terkait jadwal pelaksanaan PLPG bagi 78 guru PAIS, sebab masih menunggu dari IAIN Walisongo Semarang, selaku tim penyelenggara. Yang pasti beri batas waktu hingga Oktober mendatang,” tandas Hendro.
Sementara itu, pemerintah mentargetkan pada 2015 mendatang, seluruh guru telah mengikuti program PLPG. “Kami optimis bisa memenuhi target pemerintah, karena tinggal menyisakan 237 orang,” tandasnya. (ind/sus)

545 total views, 3 views today

Posted by on 11 September 2013. Filed under Purwokerto. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login