.: Wartawan Radar Banyumas dibekali surat tugas dalam menjalankan aktivitasnya dan dilarang meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita :.
Senin, 15 Maret 2010
Headline News
Anggaran Angket Century Rp 5 Miliar

By Administrator, on 12-12-2009 03:44

 

 KPK, BPK, dan Susno
 Dipanggil Pertama
 
 JAKARTA -
Anggaran yang dibutuhkan untuk pansus Century sudah dirancang. Pansus yang didesain menyelesaikan kerjanya selama dua bulan tersebut membutuhkan dana hingga Rp 5 miliar.
 Menurut Wakil Ketua Pansus Yahya Secawirya, nilai anggaran sebesar itu akan dialokasikan untuk biaya operasional rapat, insentif rapat, staf ahli pendukung, serta saksi ahli. Selain itu, ada alokasi dana untuk meninjau ke lapangan guna menyelidiki sejauh mana besarnya aset-aset Century.
 "Kalaupun nanti ada sisa dana, tentu kami kembalikan ke setjen DPR," ujarnya setelah rapat pimpinan.
 Menurut dia, nilai anggaran sebesar itu sudah dibuat serasional mungkin. Tidak ada keinginan sama sekali untuk melambung-lambungkan anggaran.
 Wakil ketua pansus lainnya, Mahfudz Siddiq, menambahkan bahwa anggaran Rp 5 miliar tersebut merupakan standar minimal pansus. "Dari pengalaman pansus-pansus yang lalu, itu termasuk minim," kata Mahfudz.
 Dana sebesar itu juga dianggarkan untuk empat bulan masa kerja. Sebenarnya, pansus tersebut hanya berumur dua bulan. Namun, untuk mengantisipasi perpanjangan waktu kerja bila pansus belum bisa menyelesaikan tugas, ditambah waktu dua bulan. "Lebih baik mematok anggaran lebih," ujar politikus asal PKS itu.
 Mahfudz menambahkan, pansus langsung mematok anggaran untuk empat bulan masa kerja dengan risiko kelebihan dana. Menurut dia, lebih mudah mengembalikan kelebihan anggaran daripada mengajukan tambahan anggaran bila ternyata pansus kekurangan dana di tengah proses angket. "Yakinlah, jumlah ini sangat rasional," tegas mantan ketua FPKS tersebut.

Komentar Cetak Kirim ke teman Artikel Terkait Selengkapnya...

PDF
 
Tabrakan Beruntun, 3 Tewas

By Administrator, on 12-12-2009 03:42

 

 BANTUL-Tiga orang tewas dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan satu mobil dan dua bus serta satu truk. Peristiwa tragis tersebut terjadi di Ring Road Barat, Kasihan, Bantul, sekitar 300 meter dekat Kampus UMY Yogyakarta, Kamis (10/12).
    Empat kendaraan yang dalam insiden ini,yakni bus Ramayana jurusan Yogyakarta-Semarang nopol AB-1525-BA, Toyata Starlet biru nopol AB-1773-BA, truk pengangkut barang Mitsubishi Nopol AB-9308-GB dan bus angkutan Kopata Jalur 9 jurusan Tempel-Terminal Giwangan nopol AB-2725-A.
    Kecelakaan ini sempat memacetkan lalu lintas jalan ring road selatan sekitar 5 jam.
Hasil liputan dilapangan kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 13.00. Kecelakan bermula saat mobil sedang Toyota Starlet yang meluncur dari arah utara menuju selatan hendak berbalik arah dengan melewati marka pembatas jalan, tempat biasa kendaraan memutar arah.
    Ketika mobil tersebut berputar tiba-tiba muncul bus Ramayana dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Sopir bus membanting setir ke arah kanan, namun badan bus bagian kiri tetap menyenggol bagian kanan sedan Toyota starlet. Bus akhirnya terpental dan melompat pembatas jalan dengan kecepatan tinggi. Di saat bersamaan dari arah utara muncul truk bermuatan genting dan langsung menghantam badan bus tersebut. Bus akhirnya terbalik ke sisi kanan dengan posisi melintang di jalan.

Komentar Cetak Kirim ke teman Artikel Terkait Selengkapnya...

PDF
 
Lewat Pintu Level Direktur

By Administrator, on 12-12-2009 03:36

 

 Kedatangan Anggodo Ke Mabes

JAKARTA--
-Anggodo Widjoyo kembali muncul di Gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri kemarin. Kedatangannya untuk melengkapi bukti laporannya terkait penyadapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
    Anggodo datang melalui pintu belakang yang biasanya hanya dapat diakses pejabat internal. Saat dicegat di pintu depan, kuasa hukum Anggodo, Bonaran Situmeang, tak menjelaskan mengapa kliennya datang melalui pintu belakang. "Ya memang lewat belakang aja, datangnya tadi pagi-pagi," kata Bonaran.
    Dia membenarkan Anggodo datang sekitar pukul 08.00. Dia didampingi dua orang pengacara dan masuk lewat pintu yang biasa digunakan sebagai jalan masuk penyidikl level Direktur.
      Umumnya, tamu yang datang ke Bareskrim melalui pintu depan. Sebelum memasuki ruang Bareskrim, seluruh tamu harus melalui pemeriksaan petugas secara manual dan metal detector. Hanya pejabat internal Polri yang biasa mengakses pintu belakang. Bahkan, Kabareskrim Komisaris Jenderal Ito Sumardi pun berkantor melalui pintu depan.
      Menurut Bonaran, kedatangan Anggodo ke Bareskrim terkait laporan penyadapan yang diperdengarkan Mahkamah Konstitusi pada 3 November lalu. Atas laporan itu, pejabat dua media nasional yaitu Kompas dan Sindo sempat dipanggil kepolisian sebagai saksi.
      "Antar bukti aja terkait laporan penyadapan, ada berita internet juga, sama klipingan dari koran," katanya. Rekaman hasil penyadapan itu diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi pada 3 November 2009. Rekaman itu memperdengarkan pembincaraan via telepon antara Anggodo dan sejumlah orang. Rekaman itu memunculkan indikasi adanya skenario untuk kriminalisasi dua pimpinan KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

Komentar Cetak Kirim ke teman Artikel Terkait Selengkapnya...

PDF
 

Berita Internasional

Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh
11 March 2009
article thumbnaiPenantang Lain Tuduh Presiden Perang Melawan InvestorPENANTANG utama Presiden Barack Obama lainnya adalah penyiar televisi. Bukan sembarang penyiar, dia adalah pengasuh acara yang khusus mengomentari masalah...

Berita Nasional

SBY-Boediono Masih Teratas
14 May 2009
article thumbnai  Pilpres Diikuti Tiga PasanganJAKARTA - Hampir pasti pemilihan presiden 2009 akan diikuti 3 pasangan. Yakni Jusuf Kalla-Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, dan Megawati Soekarnoputri-Prabowo. Dari...
Baner

Selebriti

Ingin Tinggal di Kroya
27 June 2009

Warning: imagegif() [
function.imagegif]: Unable to open '/home/sloki/user/radarban/sites/radarbanyumas.co.id/www/modules/mod_latestnewsplusdate/latestnewsplusdate/default_lnd_thumb.gif' for writing: Permission denied in /home/sloki/user/radarban/sites/radarbanyumas.co.id/www/modules/mod_latestnewsplusdate/helper.php on line 292
article thumbnai  Anggun Cipta Sasmi, musisi yang sudah ‘go internasional’ itu, mengaku ingin sekali bermukim di Kroya, Cilacap Jawa Tengah. Pelantun Snow On The Sahara itu menambahkan,...
Baner

Slentik

Rupiah dalam posisi lampu kuning

- Nek abang apes, nek ijo slamet

Polisi yakin jerat Pertamina

- Nggo lim apa tali pak pulisi

Login Form

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini43
mod_vvisit_counterMinggu Ini43
mod_vvisit_counterBulan Ini1483
mod_vvisit_counterSemua16145

Photo Gallery

Baner

Kuliner

Iga Sapi Belimbing Sayur
17 February 2009
article thumbnail Bahan:-          Daging iga sapi 500 gram, potong kecil-kecil-          Belimbing sayur 15 buah, potoing 1 cm-          Buncis 100...

Polling

Tampilan Website Radar Banyumas?
 

Baner
Baner
Baner
Baner

Pendidikan

Daerah Wajib Bikin Perda BOS Secepatnya
03 January 2009
article thumbnailJAKARTA - Pemerintah pusat kembali mengingatkan pemerintah kabupaten/kota segera menyusun Perda yang mengatur penggunaan biaya operasional sekolah...

Ketenagakerjaan

Tenaga Kerja Ekspatriat Diperketat
03 January 2009
article thumbnaiJAKARTA - Ancaman pemutusan hubungan kerja di dalam negeri membuat pemerintah berniat membatasi penggunaan tenaga kerja asing (ekspatriat) di...

Society

Kwarcab XI.01 Cilacap Lakukan Bedah Rumah
06 April 2009
article thumbnai    Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka XI.01 Cilacap, Kamis (2/4) lalu membedah rumah pasangan Bera alias Hadi Suroso (45) dan istrinya...